RRI Banda Aceh - Bernuansa Islami Bersemangat NKRI | Programa 1 FM 97,7 MW 1251 | PRO 2 FM 88,6 | Programa 3 FM 92,6 | Studio Produksi RRI Sabang FM 94 | Jantho FM 97,3 | Beureunun FM 99,7 | Langsa FM 91,9 | Kutacane FM 92,3 | Subulussalam FM 93 | Tapaktuan FM 90,5 | Sinabang FM 92 | Calang FM 97,5 | Lamno FM 95,1 | Studio Produksi RRI Singkil FM 92,2

72.309 Siswa di Aceh Bertarung untuk Lulus

20/04/2009 - 17:26 WIB

bupati_bireunBANDA ACEH – Sebanyak 72.309 siswa tingkat sekolah menengah atas (SMA) dari berbagai daerah di Tanah Rencong, mulai hari ini, Senin hingga Kamis (23/4), bertarung untuk bisa lulus dalam ujian nasional (UN) yang dilaksanakan secara serempak se-Indonesia. Nilai standar yang harus diraih untuk bisa lulus UN tahun ini adalah 5,5 yang berarti lebih tinggi dari standar UN 2008, yaitu 5,25 untuk enam mata pelajaran tingkat SMA/MA/SMK. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Mohd Ilyas A Wahab Gam, yang dihubungi Serambi, Minggu (19/4), mengharapkan kepada para siswa agar lebih teliti dan cermat dalam menjawab soal-soal ujian. Sebab, katanya, selama ini ada indikasi sejumlah siswa yang sesungguhnya pintar tapi tidak lulus UN, karena yang bersangkutan kurang cermat dan tak hati-hati dalam mengisi lembaran jawaban komputer (LJK).

Sejalan dengan itu, Mohd Ilyas juga meminta para guru, terutama guru pengawas, agar mengingatkan siswa, sebelum lembaran jawaban diserahkan ke panitia/pengawas ujian hendaknya mereka teliti kembali lembaran jawabannya. “Ini penting untuk diingatkan. Sebab, kita kasihan, siswa tidak lulus hanya karena kurang cermat, bukan karena mereka tidak pintar,” kata Kadisdik Aceh itu. Mohd Ilyas juga mengharapkan panitia ujian di semua jenjang di Tanah Rencong agar memberikan kenyamanan bagi siswa saat mengikuti ujian. “Sebab, sesuai petunjuk operasional standar (POS) UN, tidak ada yang boleh masuk ke dalam ruangan, kecuali murid dan dua guru pengawas,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Ujian Nasional Provinsi Aceh, Drs Rusdi Aries MM, yang dihubungi Serambi, Ahad malam mengatakan demi pengamanan naskah soal ujian nasional tersebut, untuk beberapa sekolah lembaran soalnya dititipkan di mapolsek terdekat. Namun, katanya, pada pukul 07.00 WIB (hari ini) seluruh soal sudah tiba di sekolah. “Sebab, pukul 07.30, siswa dan guru pengawas sudah masuk ke ruang kelas. Dan pukul 08.00 ujian sudah dimulai,” katanya. Pada hari pertama, sebut Rusdi Aries, bidang studi yang di-UN-kan adalah bahasa Indonesia pada jam pertama, biologi (SMA IPA), Sosiologi (SMA IPS), sejarah (SMA Bahasa), dan Ilmu Kalam (MA) pada jam kedua.

Sedangkan pada hari kedua, bahasa Inggris, hari ketiga matematika, hari keempat fisika (SMA/MA IPA), geografi (SMA/MA IPS), sastra Indonesia (SMA/MA bahasa), dan ilmu hadis (MA). Sementara pada hari kelima, Jumat, meliputi bidang studi kimia (SMA/MA IPA), ekonomi (SMA/MA IPS), bahasa asing bukan bahasa Inggris (SMA bahasa), dan ilmu tafsir (MA). Di seluruh Aceh, UN dilaksanakan di 518 lokasi ujian, sedangkan khusus Kota Banda Aceh dilangsungkan di 36 lokasi. Ujian nasional SMA/MA dan SMK tahun 2009 ini dikuti 72.309 siswa. Angka ini lebih tinggi dari UN sebelumnya yang hanya berjumlah 65.636 siswa.

Peserta UN tahun ini di Aceh terdiri atas SMA IPA 28.979 siswa, SMA IPS 21.638, Madrasah Aliyah sebanyak 6.978 (IPA), 5.783 (IPS), 331 (bahasa), 43 MAK, sekolah menengah atas luar biasa (SMALB) 31 siswa, dan SMK 8.526 siswa. Untuk jenjang SMP tercatat 69.408 (SMP), 21.228 (MTs), dan SMPLB 61 siswa. Sementara untuk tingkat SD/MI masing-masing 86.219 dan 16.589 siswa. UN untuk tingkat SLTP akan dilangsungkan pada 27-30 April 2009 dengan total peserta 90.697 orang. Angka ini meningkat tajam dibanding tahun 2008 yang hanya diikuti 79.374 siswa.

Sumber: Serambinews.com

  Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Posting Komentar Anda

You must be logged in to post a comment.