GeMPuR tolak rencana DPRA ke Luar Negeri
Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat =Gempur= Aceh menentang keberangkatan Anggota DPRA ke luar Negeri pada bulan Mei mendatang.
Demikian salah satu pernyataan sikap yang dilontarkan gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat=Gempur=Aceh dalam unjuk rasa yang berlangsung di gedung DPRA hingga berakhir di Bundaran Simpang lima Banda Aceh pagi tadi.
Koordinator Lapangan Gempur Aceh Safruddin yang didampingi puluhan pengunjuk rasa lainya mempertegas pernyataan pihaknya agar DPRA meng-efektif-kan kerja yang hanya tinggal beberapa bulan lagi.
Rencana kunjungan kerja 69 orang anggota DPRA keluar Negeri pada bulan Mei 2009 dengan plot anggaran 50 juta per orang dan akan menguras uang rakyat keseluruhannya mencapai 3,4 Milyar di nilai oleh Gempur Aceh sebagai program konyol. Pasalnya masa tugas anggota DPRA tinggal beberapa bulan lagi dan diyakini kunjungan kerja ke luar negeri tersebut tidak akan membuahkan hasil apapun bahkan Cuma akan menimbulkan kekecewaan dihati Rakyat.
Apalagi Memehamahi pengalaman yang pernah terjadi yaitu ketika Anggota DPRA bersikeras melakukan kunjungan kerja keluar negeri pada saat pembentukan Qanun Wali Nanggroe yang terbukti dengan sangat jelas tidak membuahkan hasil apapun dan sampai akan berakhirnya masa tugas Anggota DPRA Raqan tentang Wali Nanggroe tersebut hingga hari ini belum diparipurnakan .
Sementara itu Ketua DPRA Sayed Fuad Zakaria yang diminta Tanggapannya mengenai desakan Gerakan Maghasiswa Peduli Rakyat Aceh agar Dewan mengurungkan niat berangkat keluar negeri mei mendatang tidak mau memberi komentar.(B3/ir)


















Posting Komentar Anda
You must be logged in to post a comment.