Peringatan Hari Radio ke 64
BANDA ACEH – Dengan mengangkat tema Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Radio, RRI dituntut untuk mampu mempertahankan keutuhan wilayah dan keutuhan budaya Indonesia di kancah informasi global.
Demikian ditegaskan Direktur Utama LPP RRI, Parni Hadi dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala RRI Banda Aceh pada Upacara Peringatan Hari Radio ke 64 di halaman RRI tersebut.
Lebih lanjut Kepala RRI Banda Aceh, Muliono S, ST kepada rribandaaceh.net mengatakan Radio Republik Indonesia –RRI- diharapkan menjadi kiblat sumber informasi yang mendidik dan memberi informasi kepada masyarakat.
RRI yang didirikan pada tanggal 11 September 1945 dengan semboyan Sekali di Udara Tetap di Udara memiliki makna sakral bagi angkasawan RRI, diharapkan lebih mampu mengawal keutuhan wilayah NKRI dan keutuhan budaya Nusantara ditengah persaingan informasi global.
Dengan semakin menjamurnya media elektronik serupa, RRI Banda Aceh ke depan diharap mampu berkiprah dengan melakukan peningkatan SDM dan pemanfaatan teknologi yang menunjang semakin baik dan berkualitasnya siaran yang diudarakan dalam memberikan pelayanan kepada khalayak pendengar.
Sebagai Radio Publik, RRI Banda Aceh sudah mampu mengkover hampir seluruh wilayah Propinsi Aceh dengan kekuatan transmisi yang memadai dan juga bisa diakses melalui website di alamat http://www. rribandaaceh.net.(ir)


















Posting Komentar Anda
You must be logged in to post a comment.