HMI Tuntut Penuntasan Pelanggaran HAM
Banda Aceh – Puluhan mahasiswa berunjukrasa di bundaran Simpang Lima, Banda Aceh kemarin sore (21/5) menuntut Pemerintah menuntaskan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang pernah terjadi di Aceh semasa konflik.
Zeky Gunawan, Kordinator aksi mengatakan, penuntasan pelanggaran HAM masa lalu terjadi itu bukan untuk dilupakan, tetapi untuk dijadikan sebagai intropeksi agar tidak merupakan salah satu cita-cita reformasi di Indonesia, sampai saat ini Pemerintah tidak mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut.
Mereka meminta Pemerintah tidak melupakan pelanggaran HAM berupa penembakan atau penculikan terhadap aktivis yang memperjuangkan reformasi tahun 1998 dan pelanggaran HAM di Aceh semasa Daerah Operasi Militer (DOM) hingga Darurat Sipil.
Pengunjuk rasa menilai semasa DOM hingga Darurat Sipil ribuan warga Aceh telah menjadi korban pelanggaran HAM dari aparat Negara serta permasalah-permasalahan yang terulang kembali.
Selain itu, Mahasiswa meminta Pemerintah Aceh bertanggungjawab terhadap hasil UN Aceh tahun ini yang secara nasional masuk dalam daftar lima besar perolehan nilai terburuk.
Pemerintah diminta jangan hanya memikirkan kesenangan sendiri, menghamburkan uang rakyat untuk melancong dengan dalih kunjungan kerja, namun Pemerintah harus mempedulikan pendidikan dan kesejahteraan rakyat.(Acho)


















Posting Komentar Anda
You must be logged in to post a comment.