Jelang Lebaran Aceh Rawan Longsor
BANDA ACEH – Pemudik lebaran yang menggunakan kendaraan umum maupun pribadi, khususnya di daerah rawan longsor, tidak perlu khawatir berlebihan meski hujan terus mengguyur sebagian Aceh, karena Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Aceh telah menyiapkan alat berat bersama operator di lapangan.
Kepala dinas Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Aceh, Muhyan Yunan telah menginstruksikan sebanyak 60 PPK atau Pejabat Pembuat Komitmen siaga penuh setiap ruas jalan yang sedang dikerjakan.
Diakui Muhyan Yunan, Provinsi Aceh masuk kategori wilayah rawan longsor di Indonesia, untuk mengantisipasinya, setiap titik daerah rawan dikerahkan alat berat atau bulldozer dan kontraktor pengerjaan jalan sudah diperintahkan untuk standby di lapangan dan selalu melakukan monitor.
Adapun daerah rawan longsor di Aceh meliputi, Bireuen-Takengon, Takengon-Bener Meriah, Ise-Ise- Meruak, Kutacane – Blangkeujeren, Gempang-Tutut, Calang-Lamno, Geurute, Tapaktuan–Subulussalam, Subulussalam-Aceh Singkil, Beutong Ateuh serta kawasan rawan longsor lainnya di Aceh.
Dijelaskan Muhyan, pengamanan daerah longsor, tidak hanya dilakukan saat lebaran Idul Fitri atau hari besar lainnya, tetapi sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab Dinas Bina Marga Dan Cipta Karya.
Bagi masyarakat pengguna jalan atau warga yang mengetahui adanya bencana longsor di daerahnya, Muhyan meminta untuk segera menghubungi dirinya dengan nomor HP 0811689002.
Sebaiknya  dihubungi melalui SMS saja, biar mudah terbaca, begitu ada kejadian pihaknya segera bertindak agar masyarakat tidak terjebak longsor terlalu lama hingga mengganggu mudik lebaran (B10/ir)


















Posting Komentar Anda
You must be logged in to post a comment.