Klaim Figur Perdamaian Aceh
BANDA ACEH – Saling klaim antara Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla sebagai aktor yang berperan penting di balik perdamaian Aceh terus berlanjut, kedua kubu saling mengklaim paling berperan dalam menghentikan konflik bersenjata yang terjadi selama 30 tahun di Aceh.
Tim Kampanye Daerah –Kamda- Aceh untuk pasangan Yudhoyono-Boediono mengklaim bahwa Presiden Yudhoyono-lah yang paling berperan dalam mewujudkan perdamaian dan Ia merupakan figur kunci dalam menyelesaikan konflik Aceh.
Anggota Tim Kamda SBY-Boediono Aceh Muhammad MTA mengatakan, secara politik, SBY merupakan kunci perdamaian, dalam kapasitas beliau sebagai presiden.
Klaim ini kemudian menimbulkan reaksi dari kubu Yudhoyono di Jakarta, Ketua Tim Kampanye SBY-Boediono Hatta Rajasa menyebutkan bahwa Kalla merupakan delegasi yang ditunjuk Presiden untuk menjajaki perundingan dengan pihak GAM.
Menurut Muhammad MTA, di Aceh pendukung Yudhoyono pun bersuara, pendelegasian JK menujukkan keseriusan sikap SBY dalam menyelesaikan konflik Aceh.
Mantan calon anggota legislatif dari Partai SIRA ini meminta semua pihak untuk tidak mengklaim perdamaian Aceh sebagai karya satu pihak, dan menghindari pola-pola reaksioner dalam bertarung di pemilihan presiden.
Rakyat Aceh menyadari bahwa perdamaian ini adalah anugerah Allah dan secara objektif perdamaian Aceh merupakan keinginan para pihak RI dan GAM.(one/ir)


















Posting Komentar Anda
You must be logged in to post a comment.