KontraS Aceh: Capres Cawapres yang Pro HAM
BANDA ACEH-Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan –KontraS- Aceh
meminta masyarakat harus lebih selektif memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan bertarung pada Pemilu Pilpres 2009.
Koordinator Badan Pekerja KontraS Aceh, Hendra Fadli mengatakan, sebelum menentukan pilihan diharapkan masyarakat mengenal para Capres-Cawapres lebih detil baik dari segi kepemimpinan, integritas dan latar belakang.
Setiap orang mempunyai pilihan sendiri tetapi yang lebih penting lagi jika mereka mengenal siapa calon yang akan dipilih, masyarakat Aceh harus lebih selektif.
Menurut Hendra, sebuah hal yang normatif dan rasional jika masyarakat telah menemukan calon pilihan mereka, karena, siapa pun yang menjadi pilihan warga, pastinya diharapkan menjadi pilihan terbaik bagi masa depan bangsa lima tahun mendatang.
KontraS sebagai LSM yang pro pada penegakan HAM punya sikap yang jelas terhadap kriteria para Capres dan Cawapres dan memandang kriteria tersebut tidak hanya pada integritas dan sosok kepemimpinan mereka, tetapi juga rekam jejak mereka pada masa lalu.
Insert : hendra fadli-KontraS.mp3
Namun yang jelas, sosok Capres dan Cawapres harus memiliki integritas di mata masyarakat dan hal yang lebih penting lagi masyarakat juga untuk tidak memilih calon yang terbukti terlibat kasus pelanggaran HAM.
Kalau pun itu terjadi, maka Kontras lebih melihat hal tersebut sebagai sebuah sanksi sosial, moral dan politik dari masyarakat.
Hendra juga meminta masyarakat jangan terjebak dengan trik-trik politik pencitraan yang mulai gencar dikampanyekan masing-masing calon untuk tujuan meraih simpati masyarakat, masyarakat harus lebih cerdas dan bisa membedakan mana yang politik pencitraan dan mana yang hanya
sekedar pada tataran konsep.(one/ir)


















Posting Komentar Anda
You must be logged in to post a comment.