Mantan GAM : Panglima TNI Komit Terhadap Perdamaian Aceh
LHOK SEUMAWE – Mantan Tentara Nasional Aceh -TNA GAM, mengharapkan Panglima Tentara Nasional Indonesia –TNI- yang baru Laksamana TNI Agus Suhartono agar menjaga komitmen Pemerintah Republik Indonesia terhadap MoU Helsinski.
Siapa pun yang terpilih menjadi panglima tetap harus meneruskan komitmen pemerintah kata seorang mantan TNA di Aceh Utara Misbahul Munir, ketika dimintai tanggapannya tentang pelantikan panglima TNI Agus Suhartono di Istana Negara Jakarta.
Lebih lanjut Misbahul Munir yang juga wakil ketua DPRK Aceh utara ini mengharapkan Panglima TNI hendaknya tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang dapat merugikan masa depan perdamaian Aceh terutama yang berkaitan dengan kerawanan konflik dan senjata illegal.
Ditambahkan, pada kasus senjata illegal terjadi hampir di seluruh dunia dan daerah lain di Indonesia sehingga tidak perlu dibesar-besarkan.
INSERT AUDIO : MANTAN GAM HARAPKAN PANGLIMA TNI
Misbahul Munir juga menyebutkan pasca konflik dan tsunami kerja sama antara TNI – POLRI dan Muspida maupun kalangan mantan GAM yang bernaung dalam wadah organisasi Komite Peralihan Aceh – KPA- sudah terjalin dengan baik meski di level bawah harus diakui masih terjadi kesalahan-kesalahan kecil di lapangan yang disebabkan karena kurangnya pemahaman tentang arti menghilangkan permusuhan. (LSM/ir)


















Posting Komentar Anda
You must be logged in to post a comment.