Pasar Atjeh bantuan JICS Diresmikan
BANDA ACEH – Pasar merupakan salah satu sarana dan prasarana publik yang mempunyai peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah, dan sebagai sarana interaksi antara pedagang dengan pembeli.
Demikian dikatakan Walikota Banda Aceh Mawardy Nurdin ketika melakukan peresmian pasar Atjeh yang baru bantuan JICS mengantikan pasar lama yang luluh lantak diterjang tsunami pada 26 April 2009.
Menurut Walkot, dengan telah adanya pasar Atjeh yang baru tersebut kiranya aturan-aturan pengelolaan pasar dalam pelaksanaannya tidak saja bermanfaat bagi pemerintah Kota Banda Aceh, namun dapat dirasakan manfaat oleh masyarakat ibukota Provinsi Aceh.
Mawardy Nurdin mengemukakan, agar yang harus menjadi perhatian semua pihak adalah bagaimana caranya agar pasar tradisional tersebut kiranya dapat dikelola secara baik, tertib dan moderen.
Pasca tsunami, pemerintah Kota Banda Aceh dengan bantuan JICS telah membangun kembali pasar Aceh yang telah hancur dihantam tsunami, Pasar Aceh yang telah dibangun tersebut adalah merupakan tahap I dari pembangunan pasar Aceh secara keseluruhan.
Dijelaskan Mawardy Nurdin dalam tahun 2009 pemerintah Kota Banda Aceh akan membangun pasar Aceh tahap II dan tahap III sehingga secara keseluruhan pasar Aceh akan siap dalam tiga tahapan pembangunan.
Selain itu Pemerintah Kota Banda Aceh dengan dukungan masyarakat akan terus berupaya menjadikan visi kota Banda Aceh menuju bandar wisata Islami dan mewujutkan misinya yaitu membangun Kota Banda Aceh yang Islami, tertib, indah dan nyaman.
Adapun fasilitas tempat jualan di pasar Aceh yang telah diresmikan terdiri dari lantai pertama toko 17 unit, kios 87 unit dan los 15 unit, lantai II kios 117 unit dan los 2 unit serta lantai III kios 100 unit dan los 2 unit.(B5/ir)


















Posting Komentar Anda
You must be logged in to post a comment.