Pasien Gizi Buruk Mendapat Perawatan Optimal
Banda Aceh – Rumah Sakit Umum dr Zaionel Abidin (RSUZA) Banda Aceh siap menerima kapan saja apabila ada pasien penderita gizi buruk yang dirujuk dari seluruh Aceh.
Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUZA Banda Aceh dr Muhammad Andalas SPOG kepada RRI Sabtu (21/5) mengatakan, pihaknya berjanji setiap pasien gizi buruk yang masuk ke rumah sakit tersebut akan ditangani seoptimal mungkin.
Penanganan yang dilakukan secara optimal sesuai kemampuan dan fasilitas yang ada karena semua biaya yang dibutuhkan untuk itu semuanya ditanggung dari dana Jaminan kesehatan Aceh (JKA) atau Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas),”katanya.
Andalas mengemukakan, setiapĀ pasien gizi buruk yang dalam medis disebut dengan kurang kalori protein (KKP) yang telah dirujuk ke RSUZA Banda Aceh memang merupakan fungsi dari rumah sakit milik pemerintah Provinsi Aceh tersebut.
“Sebenarnya secara umum pasien penderita gizi buruk tidak begitu banyak ditemukakan di seluruh Aceh, namun demikian masyarakat hendaknya selalu waspada terhadap kemungkinan yang akan terjadi,”jelas Andalas.
Begitu juga terhadap rumah sakit yang ada di kabupaten/kota, puskesmas dan puskesmas pembantu yang ada di seluruh Aceh apabila ada menenukan pasien gizi buruk hendaknya langsung dirujuk ke RSUZA Banda Aceh guna mendapat perawatan intensif.
Sebagaimana diberita sebelumnya RSUZA Banda Aceh saat ini sedang menangani perawatan secara insentif empat pasien penderita gizi buruk di ruang perawatan anak rumah sakit tersebut.
Keempat anak penderita gizi buruk yang sedang menjalani perawatan intensif di RSUZA Banda Aceh dan kondisinya mulai membaik, dua diantaranya adalah rujukan dari Kota Subulussalam dan dua lainnya rujukan dari Kota Langsa dan Geumpang Pidie.(Syahril A)


















Posting Komentar Anda
You must be logged in to post a comment.