RRI Banda Aceh - Bernuansa Islami Bersemangat NKRI | Programa 1 FM 97,7 MW 1251 | PRO 2 FM 88,6 | Programa 3 FM 92,6 | Studio Produksi RRI Sabang FM 94 | Jantho FM 97,3 | Beureunun FM 99,7 | Langsa FM 91,9 | Kutacane FM 92,3 | Subulussalam FM 93 | Tapaktuan FM 90,5 | Sinabang FM 92 | Calang FM 97,5 | Lamno FM 95,1 | Studio Produksi RRI Singkil FM 92,2

Walkot Siap dipanggil Poltabes

24/04/2009 - 20:19 WIB

BANDA ACEH – Walikota Banda Aceh Mawardy Nurdin mengakui, pihak siap untuk hadir ke Poltabes Banda Aceh untuk memberikan keterangan terkait penyegelan 21 unit toko dan 27 kios di komplek pasar sayur dan buah peunayong, Banda Aceh.

Penegasan tersebut disampaikan Mawardy Nurdin kepada wartawan yang dimintai komentarnya disela-sela berlangsung acara sosialisasi sensus barang milik daerah bagi kepala satuan kerja perangkat daerah-SKPD-dan pengurus barang pemerintah setempat.

Menurutnya, penyegelan 21 unit toko dan 27 kios oleh Satpol PP Kota Banda Aceh dilakukan karena toko dan kios-kios tersebut adalah aset dari Pemko Banda Aceh yang diprioritaskan untuk disewakan kepada para pedagang lama.

Mawardy Nurdin mengemukakan, sebenarnya sesuai aturan yang berlaku sewanya berlaku pertahun, namun seuai negoisasi oleh para pedagang diberikan kemudahan menjadi perbulan.

Sedangkan menyangkut yang membuat keributan dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bersedia membayar sewa kepada Pemko Banda Aceh, namun karena merasa miliknya  disewakan lagi kepada pihak lain.

Sebagaimana diketahui penyegelan 21 unit toko dan 27 kios di komplek Pasar Sayur dan Buah Peunayong, Senin 20 April 2009 lalu, sejumlah pedagang yang tergabung dalam Ikatan Pedangan Pasar Sayur dan Buah -IP2SB-Peunayong, telah melaporkan ke Poltabes Banda Aceh.

Melalui pengaduan yang dilakukan selasa 21 April 2009,   IP2SB menuding Pemko Banda Aceh telah semena-mena melakukan penyegelan toko dan kios tersebut.(B5/ir)

  Slashdot! Netscape! Blinklist! Ma.gnolia! Squidoo! SphereIt! SpURL

Posting Komentar Anda

You must be logged in to post a comment.