Wawan Mas’udi : Pengelolaan SDA Aceh Belum Optimal
Gagalnya pengelolaan sumberdaya alam secara optimal selama ini mengakibatkan Proses demokrasisasi dan desentralisasi di Aceh mengalami beberapa titik defisiensi.
Demikian diungkapkan dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Gajah Mada, Wawan Mas’udi, MPA saat acara bedah buku Aceh : Peran demokrasi untuk perdamaiaan dan rekonstruksi di Banda Aceh.
Dijelaskannya, dari sisi pemerintahan defisinsi terjadi pada proses pengalokasian sumber daya publik, dan kebelum sanggupnya dari kekeuatan politik modal khusnya pemerintah untuk mendefinisikan masalah kesejahteraan lokal yang harus segera diselesaikan.
Gagalnya pengelolaan sumberdaya alam secara optimal mengakibatkan Proses demokrasisasi dan desentralisasi di Aceh saat ini mengalami beberapa titik defisiensi” Ungkapnya.
Tanpa adanya jalan keluar dan solusi yang tepat akan melahirkan feed beck dari masyarakat dan ketidak percayaan terhdap elit politik semakin meningkat, serta akan mencerai beraikan etnonasionalisme di Aceh karena antara level elit hingga masyarakat tidak sepaham.
Untuk itu dimasa yang akan datang, demokrasi dan perdamaian di Aceh tidak tergantung dari pemerintah pusat semata, ataupun UUPA, namun sepenuhnya tergantung pada kemampuan masyarakat aceh untuk mentranspormasikannya.(Dedy Heriansyah)


















Posting Komentar Anda
You must be logged in to post a comment.