Pengawasan UN di Aceh Serap Dana 2,8 M
BANDA ACEH – Kelancaran pelaksanaan Ujian Nasional-UN-2009 di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam telah dianggarkan dana pengawasan sebesar 2,8 miliar.
Ketua Tim Pemantau Independen-TPI-Ujian Nasional Pusat, Prof DR Samsul Rizal kepada wartawan menjelaskan, dana pengawasan tersebut diperuntukkan bagi Tim Pengawasan UN yang terdiri dari perguruan tinggi di Aceh yang akan disebar ke 518 lokasi UN.
Menurutnya, jika peserta UN maupun pihak lain menjaga sebuah ujian yang berkualitas maka tidak perlu dilibatkan perguruan tinggi, sehingga dan pengawasan cukup dilakukan oleh guru sekolah.
Pembantu Rektor Bidang Akademik Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh mengatakan, pelaksanaan UN 2009, Unsyiah menjadi penyelenggara dan pengawas untuk tingkat SMA/MA sedangkan tingkat SLTP dilakukan pemantau independen bersama sejumlah organisasi pendidikan lainnya.
Syamsul Rizal menjelaskan, UN untuk tingkat SMA berlangsung pada 20-23 April 2009 dengan jumlah siswa mencapai 72.309 orang atau meningkat dari UN sebelumnya yang hanya berjumlah 65.636 siswa.
Sedangkan UN untuk jenjang SLTP akan diberlangsung pada 27-30 April 2009 dengan jumlah peserta sebanyak 90.697 orang atau meningkat dari 2008 yang hanya diikuti 79.374 siswa.
Menjawab wartawan tentang standar nilai standar kelulusan UN 2009 Syamsul Rizal mengakui, mencapai 5,5 lebih tinggi dari 2008 yaitu 5,25 untuk enam mata pelajaran tingat SMA/MA dan empat mata pelajaran pada jenjang SLTP.
Saat ini soal UN sudah didistribusikan ke kabupaten/kota di Aceh. Sebanyak 50 soal setiap mata pelajaran dalam UN merupakan soal dari pusat dan selebihnya dari provinsi.
Syahril Ahmad melaporkan. (B5/ir)


















Posting Komentar Anda
You must be logged in to post a comment.